- Presiden RON -
Monday, 9 January 2017
Pelipur Lara
"Kefasihan yang memantul, kesemuan yang kontras, seteguk kopi penuh intonasi yang mengindikasikan dan mengapresiasi hal-hal positif yang berkelanjutan.
- Presiden RON -
Salam Damai Dari Negeri R.O.N untuk Para Sang Palsu di Negeri Sebelah
Jika tiba saatnya ia memilih diam sebagai sebuah percakapan, yang
menjabarkan begitu banyak kemungkinan yang tak tertebak, menyembunyikan
ketidak tahuan bahkan hal hal yang diketahui sekalipun. Dia juga
menyempurnakan kepura puraan, membuat sikap menjadi pasif.
Dipalsukanya kepalsuan hingga kerap menjelma menjadi kebenaran. Bahkan gerak tubuh dan tarikan nafasnya hanyalah seutas kewajiban yang menyatu dengan udara dari angkasa mana sana. Jubah kebajikan dipersembahkan sebagai seragam, menyembunyikan badai yang terkandung pada setiap ayunan jarum arloji. Separuh jalan yang amblas telah hancur menjadi lumpur, menghambur menyusuri lereng curam hingga nanti kering didasar jurang dan lalu mentransformasikan diri menjadi butiran debu yang kelak akan meliuk dipecundangi angin.
Dikira gampang meluruskan kaki pincang, letihlah yang datang menjadi jawaban. Ciuman mentari meredam amukan gundah gulana membawa kabar tentang langit berisi bunga, satu satunya di galaksi. Cerita tentang kabut dan asap yang saling berbicara, tentang mimpi dan mimpi yang saling bertemu telah menyempurnakan tampilan Sang Palsu. Melambari telapak kaki yang hancur tertusuk batuan dengan sandal fantasi berlogo segitiga. Tubuh seolah menari dilantai mega mega, dengan irama angin meniupkan wangi sorga. Bersama sebentuk bintang, bersetubuh menghayati alam memanjakan keinginan hingga lupa diri juga lupa ingatan.
Selayang udara hangat melintas diam diam, lembutnya yang menyentuh kulit membangkitkan kehidupan pada pori pori membuat darah menagih untuk dijelajahi senti demi senti setiap bidang tubuh. Iapun melebur malam menjadi imajinasi, bercerita tentang dunia tak tersentuh angan angan, apalagi cerita kepalsuan. Sang Palsu sibuk merentangkan busur panahnya, meluncurkan kata kata yang bergedebam melentingkanya kelangit tinggi, membuatnya mati. Nafas mereka menyatu, meniadakan dimensi ruang dan waktu yang membentengi rindu, menayangkan drama animasi terbaik abad ini. Ia menjadi bayi, tergolek tak berdaya tanpa jubahnya, ditelanjangi lembar demi lembar piranti kepalsuanya. Ia rasa ia menjadi dirinya sendiri, hidup diantara debu dan udara alam nyata.
Hingga tiba saatnya dia akan kembali, bertemu pagi dan seribu satu urusan duniawi, kepalsuan demi kepalsuan lain lagi. Kepalsuan belaka yang menyebabkan pagi dianggap sebagai hari baru, dimana segala bebas dimulai bak ladang harapan yang minta ditanami. Tak sadar isi dunia hanyalah kehausan akan keinginan dan kelaparan akan ketidak inginan, dengan peraturan peraturan yang dibuat sedemikian rupa sebagai juklak pelaksanaan. Batasan demi batasan dibuat dengan azas ambigius demi celah pembelaan. Ah, betapa tua dunia bahkan ketika tak disadari bahwa sekarang tak perlu ada api untuk memunculkan asap. Keajaiban menjadi hal biasa, keluar biasaan menjadi budaya yang dimaklumi begitu saja pun tanpa alasan apapun. Garis antara palsu dan nyata menjadi kabur oleh pijakan kaki kaki kotor para pejalan, dan kepalsuan perlahan menjelma jadi kebenaran.
- Pejalan Sunyi -
Dipalsukanya kepalsuan hingga kerap menjelma menjadi kebenaran. Bahkan gerak tubuh dan tarikan nafasnya hanyalah seutas kewajiban yang menyatu dengan udara dari angkasa mana sana. Jubah kebajikan dipersembahkan sebagai seragam, menyembunyikan badai yang terkandung pada setiap ayunan jarum arloji. Separuh jalan yang amblas telah hancur menjadi lumpur, menghambur menyusuri lereng curam hingga nanti kering didasar jurang dan lalu mentransformasikan diri menjadi butiran debu yang kelak akan meliuk dipecundangi angin.
Dikira gampang meluruskan kaki pincang, letihlah yang datang menjadi jawaban. Ciuman mentari meredam amukan gundah gulana membawa kabar tentang langit berisi bunga, satu satunya di galaksi. Cerita tentang kabut dan asap yang saling berbicara, tentang mimpi dan mimpi yang saling bertemu telah menyempurnakan tampilan Sang Palsu. Melambari telapak kaki yang hancur tertusuk batuan dengan sandal fantasi berlogo segitiga. Tubuh seolah menari dilantai mega mega, dengan irama angin meniupkan wangi sorga. Bersama sebentuk bintang, bersetubuh menghayati alam memanjakan keinginan hingga lupa diri juga lupa ingatan.
Selayang udara hangat melintas diam diam, lembutnya yang menyentuh kulit membangkitkan kehidupan pada pori pori membuat darah menagih untuk dijelajahi senti demi senti setiap bidang tubuh. Iapun melebur malam menjadi imajinasi, bercerita tentang dunia tak tersentuh angan angan, apalagi cerita kepalsuan. Sang Palsu sibuk merentangkan busur panahnya, meluncurkan kata kata yang bergedebam melentingkanya kelangit tinggi, membuatnya mati. Nafas mereka menyatu, meniadakan dimensi ruang dan waktu yang membentengi rindu, menayangkan drama animasi terbaik abad ini. Ia menjadi bayi, tergolek tak berdaya tanpa jubahnya, ditelanjangi lembar demi lembar piranti kepalsuanya. Ia rasa ia menjadi dirinya sendiri, hidup diantara debu dan udara alam nyata.
Hingga tiba saatnya dia akan kembali, bertemu pagi dan seribu satu urusan duniawi, kepalsuan demi kepalsuan lain lagi. Kepalsuan belaka yang menyebabkan pagi dianggap sebagai hari baru, dimana segala bebas dimulai bak ladang harapan yang minta ditanami. Tak sadar isi dunia hanyalah kehausan akan keinginan dan kelaparan akan ketidak inginan, dengan peraturan peraturan yang dibuat sedemikian rupa sebagai juklak pelaksanaan. Batasan demi batasan dibuat dengan azas ambigius demi celah pembelaan. Ah, betapa tua dunia bahkan ketika tak disadari bahwa sekarang tak perlu ada api untuk memunculkan asap. Keajaiban menjadi hal biasa, keluar biasaan menjadi budaya yang dimaklumi begitu saja pun tanpa alasan apapun. Garis antara palsu dan nyata menjadi kabur oleh pijakan kaki kaki kotor para pejalan, dan kepalsuan perlahan menjelma jadi kebenaran.
- Pejalan Sunyi -
Salam Damai Dari Negeri R.O.N
Berpikir di luar kotak tidak identik dengan pemikiran liberal yang menerobos seluruh batasan prinsip agama, adat istiadat, serta mendewakan kebebasan individu yang menghancurkan tatanan hubungan sosial sesuai dengan budaya bangsa Indonesia.
Apa yang pernah dicontohkan oleh Gus Dur dalam berpikir di luar kotak adalah kreatifitas pemahaman terhadap suatu masalah yang masih dapat diperdebatkan tanpa memaksakan suatu kebenaran mutlak karena kebenaran mutlak bagaimanapun mayoritas bangsa Indonesia meyakini milik Yang Maha Kuasa. Melalui proses yang memperkaya khazanah cara pandang, cara memahami dan cara menyelesaikan suatu persoalan tersebut, sebenarnya kita sebagai bangsa akan membangun budaya saling menghargai pendapat dan keyakinan yang dapat membukakan pintu dari persoalan yang melilit bangsa Indonesia.
Tidak dapat dipungkiri bahwa bangsa Indonesia juga memiliki sifat rasisme yang relatif tinggi antar etnis, memiliki kecurigaan yang tinggi antar agama, serta memiliki emosi yang kurang terkendali ketika konflik tercipta, khususnya apabila darah sudah menetes.
Bangsa Indonesia juga memiliki mentalitas gerbong alias pengikut serta bukan lokomotif, sehingga tidak memiliki keyakinan dan kepercayaan pada dirinya sendiri. Hal ini memudahkan terjadinya gerakan-gerakan massa yang sebenarnya hanya ikut-ikutan belaka tanpa memahami gerakan yang diikutinya akan bergerak kemana. Saya ingat Gus Dur pernah menyampaikan "...lha kalo saya salah siapa suruh ikuti saya?"
Feodalisme, struktur sosial masyarakat petani dan masih banyaknya msyarakat yang kurang dalam hal pendidikan merupakan identitas bangsa Indonesia yang sayangnya hingga saat ini masih dimanfaatkan untuk isu-isu politik. Feodalisme tersebut adalah kotak. Kepentingan politik sempit juga kotak. Berpikirlah untuk membangun bangsa secara sungguh-sungguh dengan saling sharing pengetahuan guna mencerdaskan bangsa Indonesia secara massal...berbondong-bondong dan janganlah pelit berbagi ilmu kepada sesama anak bangsa sehingga kita sebagai bangsa akan memiliki perasaan satu persaudaraan yang kuat.
Sekedar contoh :
Dalam soal beragama, kontroversi Gus Dur tentunya lebih luar biasa lagi. Namun semua dapat dijelaskan dalam kerangka berpikir di luar kotak. Sepintas lalu, barangkali kita menilai adanya kesembronoan dalam beragama yang dipraktikan gus Dur. Namun lebih jauh dilihat kembali, Gus Dur melangkah dalam keyakinan keimanan dan refleksi kemanusiaan yang mencoba melihat perbedaan beragama bukan dari teks sebagaimana mayoritas komunitas Muslim namun dari wisdom keIslamannya. Pada saat yang bersamaan Gus Dur juga menampilkan sisi manusia tidak ada yang sempurna dengan berbagai kotradiksi yang dapat kita pelajari sebagai sebuah proses dialog filosofis yang akan memperkokoh keyakinan kita terhadap sesuatu.
Salam
Dharma Bhakti
Apa yang pernah dicontohkan oleh Gus Dur dalam berpikir di luar kotak adalah kreatifitas pemahaman terhadap suatu masalah yang masih dapat diperdebatkan tanpa memaksakan suatu kebenaran mutlak karena kebenaran mutlak bagaimanapun mayoritas bangsa Indonesia meyakini milik Yang Maha Kuasa. Melalui proses yang memperkaya khazanah cara pandang, cara memahami dan cara menyelesaikan suatu persoalan tersebut, sebenarnya kita sebagai bangsa akan membangun budaya saling menghargai pendapat dan keyakinan yang dapat membukakan pintu dari persoalan yang melilit bangsa Indonesia.
Tidak dapat dipungkiri bahwa bangsa Indonesia juga memiliki sifat rasisme yang relatif tinggi antar etnis, memiliki kecurigaan yang tinggi antar agama, serta memiliki emosi yang kurang terkendali ketika konflik tercipta, khususnya apabila darah sudah menetes.
Bangsa Indonesia juga memiliki mentalitas gerbong alias pengikut serta bukan lokomotif, sehingga tidak memiliki keyakinan dan kepercayaan pada dirinya sendiri. Hal ini memudahkan terjadinya gerakan-gerakan massa yang sebenarnya hanya ikut-ikutan belaka tanpa memahami gerakan yang diikutinya akan bergerak kemana. Saya ingat Gus Dur pernah menyampaikan "...lha kalo saya salah siapa suruh ikuti saya?"
Feodalisme, struktur sosial masyarakat petani dan masih banyaknya msyarakat yang kurang dalam hal pendidikan merupakan identitas bangsa Indonesia yang sayangnya hingga saat ini masih dimanfaatkan untuk isu-isu politik. Feodalisme tersebut adalah kotak. Kepentingan politik sempit juga kotak. Berpikirlah untuk membangun bangsa secara sungguh-sungguh dengan saling sharing pengetahuan guna mencerdaskan bangsa Indonesia secara massal...berbondong-bondong dan janganlah pelit berbagi ilmu kepada sesama anak bangsa sehingga kita sebagai bangsa akan memiliki perasaan satu persaudaraan yang kuat.
Sekedar contoh :
Dalam soal beragama, kontroversi Gus Dur tentunya lebih luar biasa lagi. Namun semua dapat dijelaskan dalam kerangka berpikir di luar kotak. Sepintas lalu, barangkali kita menilai adanya kesembronoan dalam beragama yang dipraktikan gus Dur. Namun lebih jauh dilihat kembali, Gus Dur melangkah dalam keyakinan keimanan dan refleksi kemanusiaan yang mencoba melihat perbedaan beragama bukan dari teks sebagaimana mayoritas komunitas Muslim namun dari wisdom keIslamannya. Pada saat yang bersamaan Gus Dur juga menampilkan sisi manusia tidak ada yang sempurna dengan berbagai kotradiksi yang dapat kita pelajari sebagai sebuah proses dialog filosofis yang akan memperkokoh keyakinan kita terhadap sesuatu.
Salam
Dharma Bhakti
Sajak Balsem Untuk Gus Mus
Akhir-akhir ini banyak
orang gila baru berkeliaran,Gus
Orang-orang yg hidupnya
terlalu kenceng dan serius.
Seperti bocah tua yang fakir cinta.
Saban hari giat sembahyang,
habis sembahyang terus mencaci,
habis mencaci sembahyang lagi.
Habis sembahyang ngajak kelahi.
Dikit-dikit marah dan ngambek.
Dikit-dikit senggol bacok.
Hati kagak ada rendahnya.
Kepala kagak ada ademnya.
Menang umuk, kalah ngamuk.
Apa maunya?maunya apa?
Dikasih permen minta es krim.
Dikasih es krim minta es teler.
Dikasih es teler minta teler.
Kita sih hepi-hepi aja, Gus
Ngeteh dan ngebul diberanda,
bersama khong guan isi rengginang
menyimak burung-burung,
bermain puisi didahan-dahan,
menyaksikan matahari koprol
diujung petang.
Bahagia adalah memasuki hatimu
yang lapang dan sederhana.
Hati yang seluas cakrawala.
(Jokpin, 2016)
orang gila baru berkeliaran,Gus
Orang-orang yg hidupnya
terlalu kenceng dan serius.
Seperti bocah tua yang fakir cinta.
Saban hari giat sembahyang,
habis sembahyang terus mencaci,
habis mencaci sembahyang lagi.
Habis sembahyang ngajak kelahi.
Dikit-dikit marah dan ngambek.
Dikit-dikit senggol bacok.
Hati kagak ada rendahnya.
Kepala kagak ada ademnya.
Menang umuk, kalah ngamuk.
Apa maunya?maunya apa?
Dikasih permen minta es krim.
Dikasih es krim minta es teler.
Dikasih es teler minta teler.
Kita sih hepi-hepi aja, Gus
Ngeteh dan ngebul diberanda,
bersama khong guan isi rengginang
menyimak burung-burung,
bermain puisi didahan-dahan,
menyaksikan matahari koprol
diujung petang.
Bahagia adalah memasuki hatimu
yang lapang dan sederhana.
Hati yang seluas cakrawala.
(Jokpin, 2016)
Monday, 2 January 2017
BUKU
"Buku panduan para Jendral Perang dari zaman pra sejarah hingga zaman
moderen. Bukan sebuah kitab/buku biasa, buku/kitab yang ditulis oleh
tinta dari tetesan darah Kecuik dan ditulis diatas bulu2 Petukiuk".
TEATER KOMA
"Sebuah Teater mewah dan tidak terlalu populer berpentas dihati,
kemudian memainkan peran lalu berkata; ... (kesemuan adalah tipu muslihat ; tipu daya yang mencengangkan).
Kepergian hanya sebuah tanda koma,"
- PRESIDENT RON -
kemudian memainkan peran lalu berkata; ... (kesemuan adalah tipu muslihat ; tipu daya yang mencengangkan).
Kepergian hanya sebuah tanda koma,"
- PRESIDENT RON -
RISALAH KECUIK
Risalah kecuik:1.444
"Kekamuflasean yg beredar adalah bukti bahwa telah terjadi peningkatan kepalsuan kepada sebuah harapan".
- PRESIDENT RON -
"Kekamuflasean yg beredar adalah bukti bahwa telah terjadi peningkatan kepalsuan kepada sebuah harapan".
- PRESIDENT RON -
SEBUAH TEORI
Teori Kompulsif:1, 333
Berbunyi:..
"Dalam jiwa-jiwa yang berdaya ledak high eksplosif mengalir sebuah (semangat) yang menggebu-gebu dan tak terkalahkan meskipun berusaha dihancurkan dari segala arah.
- PRESIDENT RON -
SANG TAMFAN
Dalam kitab RON kuno, jilid II, halaman 1,997 tentang kamufals;
bahwa 1 Milyar tahun sebelum kelahiranku aku telah dinyatakan TAMFAN !!!
bahwa 1 Milyar tahun sebelum kelahiranku aku telah dinyatakan TAMFAN !!!
- PRESIDENT RON -
RISALAH MENURUT HIKAYAM
Dalam risalah kecuik Halaman:1,999.
Bab III tentang (segelas Kopi) menyatakan ;
Bab III tentang (segelas Kopi) menyatakan ;
"...Lelaki yang pada siang hari dalam keadaan suntuk,
bosen, dirumah. Lalu kemudian Ngopi, maka ; kadar KETAMFANANNYA
meningkat menjadi 90%.
Kemahamakmuran yang tidak berpaling".
Kemahamakmuran yang tidak berpaling".
- PRESIDENT RON -
SUDUT PANDANG
" Mempermasalahkan yang tidak dipermasalahkan sekalipun, juga tetap masalah "
- PRESIDENT RON -
JANJI SEGELAS KOPI
"Menjumpai pagi dengan senyuman prestisius, menggugah kesakralan yang gelap,
Menyinari dengan janji-janji segelas kopi,
tarian kemenangan dengan semangat yang berkubikasi...
Menyinari dengan janji-janji segelas kopi,
tarian kemenangan dengan semangat yang berkubikasi...
Janji segelas kopi.
- PRESIDENT RON -
- PRESIDENT RON -
DISTORSI
Distorsi jiwa adalah sumber keskematiçkan, akar dari sebuah rekondisi yang terkunci karena sebuah kondisi.
Coakers ; 1,333
- PRESIDENT RON -
Coakers ; 1,333
- PRESIDENT RON -
SANG AKU
Aku adalah raja bagi pemikiranku,
sel_sel positif negatif adalah hak prerogatif diri, kejadian adalah bentuk sebab akibat,
dari sebuah tekanan yang menekan.
bercermin dari kesalahan yang pernah benar,
Dari kebenaran yang pernah salah,
Hidup butuh amnesty untuk melanjutkan mimpi
- PRESIDEN RON -
sel_sel positif negatif adalah hak prerogatif diri, kejadian adalah bentuk sebab akibat,
dari sebuah tekanan yang menekan.
bercermin dari kesalahan yang pernah benar,
Dari kebenaran yang pernah salah,
Hidup butuh amnesty untuk melanjutkan mimpi
- PRESIDEN RON -
Sunday, 1 January 2017
BEST QUOTE FROM THE PRESIDENT
Membuka jendela yg penuh historis,
Kata-kata sebagai aksesoris tambahan dalam perjalanan manusia;
..harta,benda,kekayaan itu titipan, jadi pinter -pinter menjaganya, sebelum akhirnya diambil lagi pada waktunya.
semuanya adalah kepemilikan khusus dan bersifat sementara.
- PRESIDENT RON -
Kata-kata sebagai aksesoris tambahan dalam perjalanan manusia;
..harta,benda,kekayaan itu titipan, jadi pinter -pinter menjaganya, sebelum akhirnya diambil lagi pada waktunya.
semuanya adalah kepemilikan khusus dan bersifat sementara.
- PRESIDENT RON -
Kebijaksaan Yang Belum Terkontaminasi
Tuhan, Maafkan /ampuni saya jika saya benar ataupun salah, karena kebenaran yang hakiki hanyalah kepemilikanMu.
Presiden RON
Subscribe to:
Posts (Atom)


























































